Berjemur Butuh Sunblock?

11:18 AM

Hai semua! Lama ga nulis disini, kangen juga.
Jadi, karena banyaknya pertanyaan seputar berjemur di masa sekarang, I decided to write a quick and simple facts untuk teman-teman semua, hope it helps!

Manfaat Berjemur.

Seperti yang kita semua tau, karna pendemi Covid-19 ini, sekarang hampir semua orang sibuk berjemur.
Paparan matahari dapat membentuk Vitamin D secara alami di tubuh kita, yang ngasih banyak manfaat, seperti misalnya:

  • Mengurangi Rasa Depresi.
Sinar matahari menstimulasi otak untuk memproduksi hormon Serotonin (Hormon happy), yang dapat membangkitkan mood, dan menenangkan perasaan.

  • Memperkuat Tulang.
Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium, sehingga tulang menjadi kuat dan dapat mencegah Osteoporosis (Tulang keropos).

  • Menambah Sistem Imunitas Tubuh.
Kadar Vitamin D yang seimbang dapat membantu menjaga sistem imunitas tubuh, sehingga kekebalan tubuh bertambah dan bisa melindungi diri dari bakteri dan virus. Jadi bukan khusus untuk virus Covid-19 semata, tapi serangan penyakit pada umumnya.

View from where I sunbathe

Perlukah Pakai Sunblock?

Sejak meningkatnya himbauan untuk berjemur melawan virus, aku banyak banget dapat pertanyaan dari teman-teman di Instagram, yaitu “Perlu pakai sunblock atau tidak?”.

This is actually a good question, karena jangan sampai niat berjemur untuk kesehatan malah membawa penyakit lain. Jadi, sebelum berjemur, pastikan kamu baca dulu tulisan aku sampai habis ya.

Jadi, jawabannya adalah perlu, dan tidak perlu.
Perlu, untuk kamu yang memiliki kulit sensitif, karena sunblock berfungsi untuk memblokir sinar UVB (sinar yang menyebabkan kulit terbakar), jadi untuk kamu yang punya kulit sensitif, HARUS pakai sunblock sebelum berjemur. 

Tidak perlu, untuk kamu yang memiliki kondisi kulit normal, tidak gampang terbakar, namun dengan catatan: Tidak lebih dari 20 menit berjemur. 
But for me, as I don’t want to grow dark spot di wajah aku, aku selalu pakai sunblock di wajah, dan topi pantai untuk extra protection, but I don’t put any of them on my body.

Dan selain sunblock, tidak kalah penting juga untuk selalu pakai sunnies / kacamata hitam untuk melindungi mata dari sinar matahari yang terlalu tajam dan juga radiasi sinari UV yang berbahaya bagi bola mata.



Waktu dan Durasi Berjemur.

Source: Google.com

Kalau pertanyaannya “Untuk memenuhi asupan Vitamin D”, waktu yang tepat untuk berjemur adalah diantara pukul 10-11 siang, dengan rentang waktu yang diperlukan untuk berjemur cukup 2-3 kali seminggu, dan durasi 10-20 menit setiap berjemur.

Perawatan setelah berjemur.

Jangan lupa untuk minum air putih yang banyak setelahnya, supaya kulit tidak dehidrasi, dan pakaikan Aloe gel — cukup tipis dan merata — untuk kembali menenangkan kulit yang terpapar matahari.

Ps: Menurut penelitian NCBI (The National Center for Biotechnology Information), konsumsi buah tomat dapat membantu mencegah kulit dari kemerahan akibat berjemur. Kamu bisa baca lengkapnya disini. So, stock up some tomatoes, maybe?

© Kuvona/Getty Images

Well, here's all for today, semoga tulisan ini cukup jelas dan membantu menjawab pertanyaan kamu semua ya.
Yang pasti, stay safe, stay healthy, stay at home to all of us! Till my next post~




You Might Also Like

0 comments